Mengenal Bahaya Penyakit Tetanus dan Cara Mengatasinya

Posted on September 22, 2019 in Kesehatan

Tetanus adalah kerusakan saraf yang disebabkan oleh racun dari bakteri Clostridium tetani yang hidup di dalam tanah. Tak hanya berasal dari tanah, bakteri ini juga biasa tumbuh di benda berkarat seperti paku. Dalam berbagai kejadian, kaki merupakan anggota tubuh yang paling beresiko terkena penyakit tersebut. Saat kaki terkena paku berkarat, racun akan masuk ke dalam tubuh lalu menyebar ke otak dan saraf pada tulang belakang. Setelah racun menyebar, penderitanya akan mengalami kejang-kejang hingga yang paling fatal adalah kematian.

Penyakit ini biasanya tidak langsung terjadi secara langsung, penderita baru akan mengalami gejala setelah 4 hari kejadian. Setelah racun masuk ke dalam tubuh, terjadi gejala lanjutan yang dapat bertahan hingga kurang lebih tiga minggu. Orang yang biasanya terinfeksi akan merasakan berbagai macam gangguan seperti kejang di otot mulut. Selain itu, penderita akan mengalami kaku pada otot leher hingga tenggorokan dengan ditandai kesulitan untuk menelan.

Sebenarnya ini dapat ditangani bahkan dicegah dengan cara melakukan pertolongan pertama pada penderita pasca kejadian. Akan tetapi cara penanganan ini juga harus mengikuti prosedur agak tidak menimbulkan dampak buruk hingga kematian. Berikut ini adalah tahap penyelamatan pada seseorang yang mengalami insiden tertusuk paku yang memungkinkan ia terkena tetanus:

  1. Segera cabut paku yang mengenai bagian tubuh

Saat kaki tertusuk paku berkarat, cabut paku sesegera mungkin agar infeksi tidak cepat menyebar. Cabut dengan perlahan dan pastikan tangan Anda bersih atau jika memungkinkan gunakan sarung tangan. Jika terjadi pendarahan, tekan bagian yang terluka agar darah keluar lalu hentikan dengan menggunakan kasa atau kain yang steril. Setelah darah berhenti bersihkan luka dengan air mengalir untuk menghilangkan bakteri yang menempel. Setelah dibersihkan lanjut ke tahap lanjutan yaitu pemberian obat antiseptik.

  1. Beri obat antiseptik

Setelah luka dibersihkan keringkan dengan handuk atau kain bersih lalu beri obat antiseptik agar bakteri ini tidak menyebar. Obat semacam ini harus selalu tersedia dirumah agar dapat segera digunakan dalam keadaan darurat. Setelah diberi obat antibiotik segera tutup luka dengan kasa untuk menghindari luka terkena kotoran atau debu. Gunakan kasa baru yang kering dan bersih, jangan lupa untuk rutin mengganti kasa demi menjaga kesterilan luka Anda.

  1. Segera pergi ke dokter

Setelah membersihkan luka, ada baiknya segera pergi ke dokter untuk menindaklanjuti penanganan luka serta melakukan vaksin ini. Pemberian vaksin ini dapat memperkecil gejala infeksi ini yang kemungkinan akan menyerang tubuh Anda. Usahakan untuk menjaga kestabilan pikiran dengan tetap tenang dan tidak mudah panik. Panik merupakan hal wajar yang terjadi saat tubuh kita terkena sesuatu yang dapat mengancam keselamatan. Namun pada kasus ini sebaiknya rasa panik atau tegang harus dihilangkan. Perbanyak istirahat agar pengobatan dapat berjalan dengan maksimal, selain itu, usahakan untuk memposisikan luka untuk berada lebih tinggi dari posisi jantung.

Racun dari bakteri tetanus ternyata tak hanya hinggap pada benda berkarat maupun di dalam tanah saja. Bakteri ini bisa hidup di dalam kotoran hewan ternak yang kurang terjaga kebersihannya. Penyakit ini yang berasal dari hewan ini biasanya melalui gigitan atau cakaran dari hewan tersebut. Selain kotoran hewan, debu jalanan juga dapat menjadi sarang bakteri Clostridium tetani yang mengancam para pengendara yang mengalami kecelakaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *