Month: March 2018

Satu Lagi Eks Bintang Sriwijaya FC Terjun Jadi Pelatih

Posted on March 17, 2018 in Lain Lain

Satu kembali eks bintang Sriwijaya FC melanjutkan karier di dunia sepakbola sebagai pelatih. Dia adalah Mahyadi Panggabean yang dipercaya sebagai pelatih tim Suratin PS Palembang. Sebelumnya, sejumlah pemain yang pernah mengenakan seragam Laskar Wong Kito udah lebih pernah merintis karier di dunia kepelatihan. Sebut saja, Ferry Rotinsulu, Charis Yulianto, hingga Ponaryo Astaman.

Mahyadi dapat merintis debutnya dengan PS Palembang dengan memulai tiga pertandingan Piala Suratin di Grup B zona Sumatera Selatan. Sejumlah pertandingan sendiri dapat terjadi di Stadion Bumi Sriwijaya, 24 hingga 27 November 2018. “Menjadi pelatih di tim Suratin PS Palembang ini merupakan kepercayaan dalam membina pemain umur muda,” kata Mahyadi, di Palembang, Jumat 23 November 2018.

Sayangnya, mantan pemain Timnas Indonesia Piala Asia 2007 tersebut, cuma punya sementara satu bulan untuk memaksimalkan penggawanya untuk lolos berasal dari fase penyisihan grup.

Awalnya, Mahyadi cukup ada problem untuk pilih komposisi pemain muda yang ideal. Apalagi, ketika ditunjuk sebagai nakhoda tim berjuluk Segentar Alam itu, dia udah disodorkan sejumlah pemain hasil berasal dari tim talent scouting.

“Sangat sukar pilih komposisi pemain, sebab di sementara masa akhir persiapan ada masuk kembali sejumlah pemain. Materinya udah disajikan tim talent scouting, setelah itu seleksi berjalan,” ungkapnya ke jadwal pertandingan sepakbola.

Pembinaan Suporter Harus Tepat Sasaran

Posted on March 16, 2018 in Lain Lain

Kasus kematian keliru satu anggota The Jakmania, Haringga Sirila akibat pengeroyokan berasal dari para Pendukung Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api tempo lalu membuat banyak pihak yang berkomentar. Isu pembenahan suporter jadi keliru satu tajuk yang utama.

Ponaryo Astaman selaku General Manager Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia menyatakan bahwa pembenahan suporter wajib tepat sasaran. Pasalnya sepanjang ini isu berikut tetap belum efisien dalam menangani kasus kekerasan di dunia sepak bola.

“Perlu regulasi yang kongkrit soal pembinaan. Butuh tersedia bukti yang kongkrit layaknya perlu kenyamanan suporter berasal dari tiket dan fasiltas yang tersedia di stadion. Fasilitas ini juga dapat dibilang pembinaan,” kata Ponaryo sementara ditemui prediksi liga indonesia di daerah Kebon Sirih Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2018).

Ignatius Indro berasal dari Paguyuban Suporter Timnas Indonesia memberi data bahwa tersedia 11 suporter di Indonesia yang meninggal sejak 2017 lalu. Ia juga menyatakan bahwa sepanjang ini suporter di tanah air hanya jadi sapi perah belaka.

Sementara itu Arista Budiyono berasal dari informasi Suporter menyatakan bahwa kampanye di sosial fasilitas jadi keliru satu kunci mutlak untuk mengurangi kekerasan di sepak bola. “Kami mengkampanyekan tagar #PenakSeduluran dan itu sudah tersedia bukti kongkrit antara perdamaian antara suporter Sleman dan Solo.”

Kasus kematian Haringga Sirila berikut juga hanya berakhir hukuman berasal dari Komisi Disiplin kepada Persib. Hukuman larangan setahun bermain tanpa pemirsa serta sanksi tegas kepada Panitia Penyelenggara Pertandingan Persib juga diberikan.

Mourinho Janjikan Man United Posisi Lebih Baik di Januari 2019

Posted on March 16, 2018 in Lain Lain

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, berjanji bakal mengakibatkan timnya berada terhadap posisi yang lebih baik di Januari 2019. Pelatih berpaspor Portugal itu percaya bahwa ia bisa laksanakan perihal selanjutnya gara-gara tetap ada lebih dari satu laga yang tersisa sebelum akan paruh musim pertama berakhir.

Mourinho tak menampik bahwa kronologis Man United sementara ini bukanlah posisi yang amat menguntungkan. Menurutnya, berada terhadap posisi kedelapan di klasemen sementara Liga Inggris 2018-2019 adalah perihal yang amat buruk. Karenanya, Mourinho bakal mengupayakan mengfungsikan semaksimal kemungkinan laga yang tersisa sebelum akan akhir Desember 2018 nanti.

“Menurut saya, kita bakal berada di posisi yang lebih baik kembali nanti (saat Januari 2019). Saya selamanya mengatakannya di tiap-tiap akhir musim bahwa ada 19 laga kandang dan 19 pertandingan tandang. Tak mempermasalahkan kapan waktunya, tapi kenyataanya kadangkala laga mendatang bisa memengaruhi momen,” kata Mourinho, dilansir dari laman resmi Prediksi Bola Akurat, Jumat (2/11/2018).

“Kalender (pertandingan) kita tampaknya tidak baik bersama dengan kami. Akan tetapi, menurut saya di akhir Desember 2018, yang mana jadi akhir musim paruh pertama Liga Inggris (2018-2019), saya pikir kita tidak bakal berada di posisi kita sementara ini. Kami bakal berada di posisi yang jauh lebih baik lagi,” sambung pelatih berusia 55 tahun itu.

Demi mewujudkan janji Mourinho tersebut, pelatih yang sempat menanggulangi Inter Milan itu menargetkan kemenangan di tiap-tiap laga tandangnya sebelum akan Desember 2018. Dengan begitu, pertandingan melawan Bournemouth terhadap Sabtu 3 November 2018 bakal jadi cara awal Mourinho untuk mewujudkan keinginannya tersebut.

Ronaldo Terbaik ?

Posted on March 16, 2018 in Lain Lain

Fullback Juventus, Joao Cancelo, memberi tambahan komentar mengenai peluang kawan setimnya, Cristiano Ronaldo, di dalam perburuan gelar individu Ballon d’Or 2018. Bagi Cancelo, mampu atau gagal capai Ballon d’Or 2018 takkan membuat perubahan status Ronaldo sebagai yang terbaik di dunia sementara ini. Sebagaimana diketahui, Ronaldo ulang masuk di dalam 30 besar kandidat peraih Ballon d’Or 2018. Keberhasilannya membawa Real Madrid menjadi kampiun Liga Champions 2017-2018, menjadi alasan Ronaldo berpeluang merebut Ballon d’Or th. ini.

Apabila prediksi itu sangat terealisasikan, maka Ronaldo pun akan menambah trofi Ballon d’Or menjadi enam atau unggul satu dibandingkan rivalnya, Lionel Messi, yang sementara ini tetap mengoleksi lima gelar. Akan tapi untuk merealisasikan mimpinya itu, Ronaldo wajib beradu ketat dengan kandidat lainnya macam Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, hingga Luka Modric. Yang mana ketiganya sesungguhnya masuk di dalam kategori unggul untuk capai Ballon d’Or 2018.

Cancelo pun berandai-andai kecuali sesungguhnya pada kelanjutannya Ronaldo urung capai Ballon d’Or keenamnya pada th. ini. Hal tersebut serupa sekali tidak membuat perubahan status kompatriotnya itu sebagai pemain terbaik di dunia sementara ini. “Saya udah sering berlatih dengan Cristiano Ronaldo baik di Juventus ataupun (Timnas) Portugal, dan sejauh ini dia tunjukkan privat yang luar biasa ,” ungkap Cancelo, layaknya dilaporkan oleh Berita Sepakbola, Kamis (1/11/2018).

“Jika Cristiano tidak memenangkan Ballon d’Or pada th. ini, dia tetaplah sosok yang luar biasa. Dia adalah yang terbaik di pada semua dan musim lalu, dia sungguh menjadi pemain memilih dibandingkan yang lain,” tutup pemain berusia 24 th. tersebut.

Juventus Kalah Dari MU, Wojciech Szczesny Dituduh Jadi Biang Keroknya

Posted on March 14, 2018 in Lain Lain

Sebuah kritikan disampaikan Paul Scholes kepada Wojciech Szczesny. Scholes menilai kiper Timnas Polandia itu merupakan penyebab si Nyonya Tua tumbang dari tamunya, Manchester United dini hari tadi. Juventus akhirnya merasakn kekalahan perdana mereka musim ini. Menjamu wakil Inggris, Manchester United di Turin, Si Nyonya Tua kalah bersama skor 2-1 dari sang tamu. Juventus sendiri sejatinya mendominasi jalannya laga dan memicu gol lebih dahulu melalui sosok Cristiano Ronaldo. Namun di 5 menit terakhir pertandingan, setan merah berhasil membalikkan keadaan melalui gol Juan Mata dan gol bunuh diri Alex Sandro.

Scholes sendiri percaya gol kedua United itu tercipta sebab performa tidak baik Szczesny. “Saya pikir itu [gol kedua United] merupakan buah dari cara melindungi gawang yang buruk,” membuka Scholes kepada prediksi liga champions hari ini. Scholes sendiri menilai Szczesny mestinya dapat mengantisipasi tendangan bebas Ashley Young itu, tetapi ia salah menyita keputusan.

“Dia [Szczesny] mestinya dapat nampak untuk menyambut umpan silang itu. Namun dia ragu-ragu untuk menyita ketetapan dan saya rasa itu adalah kelemahan terbesarnya.”

“Dia mengalami ada problem sepanjang lima tahun di Arsenal dan saya rasa dia tidak berkembang mirip sekali sejauh ini.” Pada kesempatan yang sama, Owen Hargreaves termasuk melayangkan kritikan kepada Szczesny. Mantan pemain MU itu menilai bahwa eks AS Roma itu dapat memicu Juventus kehilangan gelar juara bersama performanya.

“Scholesy memberi tambahan tanggapan yang bagus untuk si kiper. Sekarang berapa banyak klub yang menjuarai Liga Champions tanpa punyai penjaga gawang kelas dunia?”

“Tim ini [Juventus] telah siap untuk memenangkan Liga Champions, tetapi orang-orang di belakang mereka mulai itu bakal sulit bersama penjaga gawang mereka pas ini, khususnya sehabis Buffon pergi.” tandasnya.